Beberapa Peristiwa Kebakaran Besar di Dunia yang Perlu Diketahui

Beberapa Peristiwa Kebakaran Besar di Dunia yang Perlu Diketahui

Ada banyak kasus kebakaran besar di Indonesia dan dunia. Kebakaran besar itu banyak merenggut korban jiwa maupun kerugian berupa material. Berikut beberapa peristiwa kebakaran besar di Indonesia dan dunia.

Kebakaran Pabrik Korek Api Binjai

Kebakaran rumah merupakan salah satu bencana besar yang menghilangkan banyak harta benda. Tak hanya dalam bentuk harta saja, kebakaran juga kadang memakan korban manusia dalam jumlah banyak. Pada tahun 2019 bulan Juni kemarin misalnya, sebuah pabrik korek api di Binjai terbakar hebat hingga menewaskan puluhan orang. Total ada 30 orang tewas terpanggang setelah api besar melahap seluruh ruangan gedung. Saat api berkobar hebat tak ada tindakan pencegahan yang bisa mencegah api berkobar hebat. Pabrik korek api tersebut diketahui tidak terlalu banyak mempunyai alat pemadam kebakaran APAR memadai. Maka dari itu PT. GMP berkali-kali mengingatkan pentingnya membeli alat pemadam kebakaran APAR dan APAB pada pabrik agar tidak menimbulkan korban jiwa lanjutan.

Kebakaran Api California

Pada tahun 2018 bulan November lalu, api melahap hebat daratan California. Kebakaran hebat yang melanda California kemudian menghanguskan puluhan orang, rumah, dan hutan di California. Total manusia yang tewas dalam kebakaran tersebut mencapai 44 orang. Musibah kebakaran ini pada dasarnya faktor alam. Kemarau yang panjang membuat kemungkinan percikan api muncul di hutan California begitu tinggi. Hanya saja kebakaran ini sebetulnya bisa diminimalisir bahayanya. Setiap manusia dan rumah perlu ada alat pemadam kebakaran APAR untuk berjaga-jaga.

Kebakaran Kandang Kambing di Kudus         

Beberapa hari yang lalu kita dikejutkan dengan kebakaran kambing besar-besaran di Kudus. Api melahap kadang kambing itu hingga menewaskan 163 kambing. Beberapa hari sebelum kebakaran kandang kambing melanda Kudus, terjadi kasus serupa. Kandang kambing terbakar di Metro Lampung dengan menewaskan kurang lebih 40 kambing. Memang kebakaran kambing di Metro lebih kecil jumlahnya dibandingkan kebakaran kandang kambing di Kudus. Tapi kerugian yang ditimbulkan hampir sama. Kebakaran tersebut terjadi karena adanya hubungan arus pendek aliran listrik. Dengan cepat kobaran api melahap seluruh kandang kambing. Jika pada kandang kambing tersebut mempunyai alat pemadam kebakaran APAR mungkin saja efek kebakaran bisa langsung dipadamkan jika diketahui awal mula percikan apinya.

Kebakaran London Tahun 1666

Jika Anda bertanya kebakaran manakah yang paling besar dalam sejarah yang letaknya di pemukiman? Jawabannya tentu saja kebakaran London tahun 1666. Kebakaran London tahun 1666 dipicu oleh kebakaran tunggal yang berasal dari rumah produksi roti. Secepat kilat kebakaran itu menjalar ke seluruh kota London karena tiupan angin yang besar.

Api kebakaran begitu hebat memberangus rumah-rumah London karena bahan materialnya yang menggunakan kayu. Pada abad ke-16 London memang dikenal sebagai salah satu kota dengan keberadaan rumah kayu terbanyak di dunia. Kita tahu bahan kayu paling ampuh untuk menyulut kebakaran api. Kebakaran akan semakin parah mengingat jarak antar rumah satu dengan rumah lainnya di daerah London begitu tinggi. Kebakaran super hebat ini kemudian menghancurkan rumah mencapai puluhan ribu.

Total ada 13.200 rumah terbakar hebat. Korban jiwa yang ditimbulkan oleh kebakaran ini pun tak kalah banyak jumlahnya. Jika kita amati, kebakaran London sangat parah karena penggunaan material kayu. Pada pemukiman moderen seperti sekarang ini material kayu sangat dihindari untuk digunakan mengingat bahayanya yang tinggi terhadap kebakaran.

Kebakaran Besar New York 1835

Kota sekelas New York pun tak lepas dari kebakaran besar yang menghanguskan seluruh bangunan kota. Kebakaran yang dipicu oleh ledakan pipa gas ini berlangsung pada tanggal 1835. Kebakaran kemudian membumi hanguskan bangunan yang berada di sepanjang jalan Pearl Street. Total ada puluhan orang yang tewas terbakar oleh kebakaran besar New York ini.

Korban tewas dalam jumlah banyak karena pada saat itu teknik pemadaman api belum semaju sekarang. Cara pemadaman API dengan menaburkan bubuk misiu. Kendati cara pemadaman kebakaran api ini cukup efektif. Ada kerugian yang ditimbulkan dari cara ini. Kita tahu bahwa cara pemadaman kebakaran api dengan menggunakan bubuk misiu akan mendestruksi bangunan. Karena misiu yang bersentuhan dengan api akan membuat ledakan besar.

Kebakaran Besar Smyrna

Kebakaran besar dengan jumlah orang tewas mencapai ribuan terjadi di Kota Smyrna Yunani. Kebakaran yang terjadi pada September 1922 membunuh 10.000 orang. Kebakaran api terjadi di pusat kota pada tanggal 13 September dan baru bisa dipadamkan lebih dari seminggu kemudian pada tanggal 22 september 1922.

Kebakaran Besar di Chicago Tahun 1871

Chicago juga pernah dilanda kebakaran hebat pada tahun 1871. Kebakaran besar Chicago tahun 1871 kemudian menghanguskan 17.500 bangunan. Total orang yang tewas dalam kebakaran ini mencapai 300-an.

Kebakaran besar Chicago sangat besar sebaran apinya karena area kebakaran yang sangat luas. Kebakaran ini menghanguskan area bangunan mencapai 3,3 mil persegi atau sekitar 9 km2.

Kebakaran Besar Chicago tahun 1871 sulit dipadamkan. Pemadaman kebakaran ini membutuhkan waktu sekitar 2 hari. Teknologi pemadam kebakaran ketika itu belum semaju teknologi pemadam kebakaran seperti sekarang.

Kebakaran Besar Bandung

Bandung pernah terbakar hebat pada tahun 1946. Peristiwa kebakaran besar di Bandung sering disebut dengan istilah Bandung Lautan API. Kebakaran ini bukan karena unsur ketidak sengajaan, melainkan sesuatu yang direncanakan atau disengaja. Total ada 200.000 rumah yang terbakar pada peristiwa Bandung Lautan API.

Lalu Apakah Ada Kemungkinan Terjadi Kebakaran Besar Sistematis Pada Kota di Era Moderen Ini?

Di era moderen, kebakaran dalam sekala yang sangat luas di sebuah kota sangat memungkinkan. Apalagi saat ini di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya banyak sekali pemukiman kumuh tumbuh subur. Pemukiman kumuh itu mempunyai rumah yang mudah terbakar. Rumah yang mudah terbakar umumnya terbuat dari kayu.

Selain itu, potensi kebakaran masal dan sistemik di era moderen juga masih tinggi karena jarak antar rumah belum pas. Rumah dibuat masih terlalu rapat. Sehingga saat rumah tersebut terbakar, potensi merambat ke rumah lain masih tinggi.

Setiap Rumah Harus Membeli Alat Pemadam Kebakaran

Agar rumah bebas dari ancaman kebakaran. Rumah tersebut harus dilengkapi dengan alat pemadam kebakaran dalam bentuk APAR atau APAB. Rumah-rumah sekala kecil, sedang, minimalis, atau besar harus beli APAR agar ketika ada kobaran api kecil di dalam rumah bisa segera dimatikan.

PT. GMP sebagai salah satu produsen APAR dan APAB terbaik di Jabodetabek memberikan APAR dan APAB dengan kualitas terbaik. Anda akan banyak mendapat keuntungan jika membeli APAR atau APAB di PT. GMP. Anda akan mendapatkan APAB dan APAR dengan harga yang sangat murah. Jadi segera saja deh Anda pesan APAR dan APAB di PT. GMP. Dijamin Anda bakalan puas dengan kualitas yang diberikan.