DPRD Tanya Kapolda terkait Kebakaran Kantor Gubernur NTT

DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) mempertanyakan kinerja kepolisian daerah (polda) yang belum berhasil mengungkap penyebab kebakaran kantor Gubernur NTT pada 9 Agustus 2013 silam.

“Sudah tiga bulan berjalan hasilnya belum jelas,” kata anggota DPRD NTT, Anwar Pua Geni, Sabtu, 9 November 2013, saat dengar pendapat dengan Kapolda NTT, Brigadir Jenderal Untung Yoga Ana.

Kantor Gubernur NTT pada 9 Agustus 2013 lalu terbakar. Dugaan sementara akibat arus pendek. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan Labfor Polri, kantor Gubernur itu dibakar.

Dia berharap pengusutan kasus kebakaran kantor Gubernur NTT di Jalan El Tari itu tidak berlarut-larut, seperti yang terjadi pada kebakaran kantor gubernur pertama yang hingga kini tidak diketahui penyebabnya.

Karena itu, dia mengusulkan agar polisi bisa bekerja menggunakan deadline waktu, sehingga tidak terkesan lamban dalam penanganan kasus ini. “Harusnya Polda kerja sesuai deadline waktu karena semakin lama kasus ini akan muncul spekulasi-spekulasi di masyarakat,” katanya.

Kapolda NTT, Brigadir Jenderal Untung Yoga Ana, mengatakan pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kasus terbakarnya kantor Gubernur NTT. “Sudah banyak saksi yang diperiksa, namun kami tidak menemukan saksi yang mengetahui pasti penyebab kebakaran,” katanya.