agenalatpemadamapi.com – Anda pasti pernah melihat kebakaran kan? Baik secara langsung ataupun hanya melalui televisi. Apa yang akan Anda lakukan jika Anda melihat kebakaran secara langsung? Tentunya Anda ikut memadamkan api yang sudah mulai membesar kan? Berbagai cara akan Anda lakukan untuk membantu  memadamkan api. 

Kebakaran merupakan salah satu peristiwa yang bisa menimpa siapa saja, kapan saja dan di mana saja, maka dari itu Anda harus lebih berhati-hati dalam menggunakan sesuatu yang bisa menjadi penyebab terjadinya kebakaran. Anda juga harus tahu alat apa saja yang harus di siapkan untuk meminimalisir terjadinya kebakaran di sekitar Anda. 

Alat-alat antisipasi kebakaran di sekitar lingkungan

  1. Smoke detector

Smoke detector adalah alat pendeteksi asap yang diidentifikasi menjadi penyebab awal terjadinya kebakaran. Smoke detector akan berbunyi jika ada asap yang mengenai sensor, supaua orang-orang disekitarnya bisa langsung menyelamatkan diri. Alat smoke detector banyak digunakan pada gedung-gedung bertingkat, mungkin Anda pernah menjumapinya saat Anda masuk kelas di salah satu gedung.

Sprinkle adalah salah satu alat antisipasi kebakaran, biasa digunakan pada gedung-gedung, pusat pereblanjaan, dan industri lainnya. Alat ini bekerja saat ada identifikasi penyebab terjadinya kabakaran, akan memancarkan air secara otomatis. Saat teridentifikasi suhu panas tertentu, alat ini akan bekerja secara otomatis. Tabung pemadam kebakaran

2. Tabung Pemadam Kebakaran

Pengadaan tabung pemadam api sangat penting untuk mengantisipasi kebakaran, fire extinguisher atau pemadam kebakaran dalam bahasa inggris sering Anda lihat pada tempat dan kendaraan umum. APAR merupakan salah satu jenis pemadam kebakaran yang paling banyak penggunanya. Dengan adanya fire extinguisher atau pemadam kebakaran dalam bahasa inggris, mampu memadamkan api dengan skala kecil sebelum membesar. 

3. Fire Alarm

Fire alarm adalah salah satu jenis alarm yang digunakan untuk memberitahu jika adanya identifikasi terjadinya kebakaran. Alarm akan berbunyi, Anda bisa bisa langsung menyelamatkan diri dari identifikasi bahaya kebakaran. Dengan memasang fire alarm, mampu meminimalisir adanya korban jiwa. 

4. Fire Hydrant

Fire hydran berguna untuk memasok air, jadi saat kebakaran terjadi kita bisa menggunakannya tanpa perlu mencari sumber air. Mungkin Anda sering melihat fire hydran di jalan, fire hydran biasanya di pasang pada tempat-tempat yang ramai digunakan untuk aktivitas. Penggunaan fire hydrant juga tidak boleh sembarangan, harus sesuai dengan prosedur yang Anda. 

Alat-alat diatas merupakan salah satu cara untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran semakin membesar. Jadi, Anda bisa menyelamatkan diri dari bahaya kebakaran yang bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Anda juga bisa memasang alat diatas dirumah Anda, rumah akan lebih aman dan jauh dari bahaya kebakaran. 

Antisipasi paling mudah yaitu jika Anda memiliki alat pemadam kebakaran dalam bahasa inggris sering disebut fire extinguisher atau APAR. Karena APAr sangat cocok untuk memproteksi diri san juga melindungi aset Anda. Penggunaan APAR juga harus sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang sudah di keluarkan Dinas Pemadam Kebakaran. 

Jika Anda menggunakan APAR tanpa tahu cara penggunaan dan tidak sesuai prosedur, itu adalah salah satu kesalahan yang fatal dan berbahaya. Kenapa begitu? Ya, karena Anda akan menemukan kesulitan dalam penggunaan APAR. Jika Anda menggunakan APAR sesuai dengan prosedur dengan tepat, pasti akan lebih efektif dalam penggunaan dan memadamkan api. 

Banyak sekali materi yang harus Anda pahami dalam penggunaan APAR, mulai dari kelas kebakaran, komponen yang ada dalam APAR, media yang harus digunakan untuk memadam kan kelas api dan masih banyak lainnya. Anda bisa membaca SOP penggunaan APAR pada artikel APAR, supaya Anda lebih paham lagi Anda bisa menggunakan Youtube sebagai pemandunya. 

Setelah Anda paham penggunaan APAR secara tepat, Anda bisa mempraktekkannya langsung saat terjadi kebakaran di sekitar Anda. Anda juga harus mengetahui jenis-jenis media yang digunakan APAR, karena beda penyebab kebakaran maka beda pula media yang digunakannya. 

Standar operasional penggunaan APAR

Pull/ tarik, Anda harus menarik pengaman yang ada pada kelapa tabung

Aim/ arahkan, arahkan ujung selang pada sumber api

Squeeze/ tekan, tekan tuas APAR sampai media dalam tabung keluar  

Sweep/ semprotkan, semprotkan media dengan cara menyapu(dari kiri ke kanan atau sebaliknya) sampai api padam

Anda juga harus memperhatikan arah angin, jika Anda menyemprotkan dengan melawan arah angin maka APAR tidak akan bekerja secara efektif. Justru itu akan membahayakan diri Anda sendiri dan api akan semakin membesar. Agar penggunaan APAR lebih efektif dan maksimal, sebaiknya Anda mengikuti pelatihan penggunaan APAR.  

Alat pemadam api/ fire extinguisher

APAR singkatan dari alat pemadam api ringan merupakan alat pemadam atau dalam bahasa inggris sring di sebut fire extinguisher, berarti suatu alat yang digunakan untuk memadamkan api dalam skala ringan atau kecil. Lebih tepatnya adalah alat yang digunakan untuk meminimalisir api sebelum keadaan api semakin melebar. Sering kali kita melihat APAR yang ada di fasilitas umum, pusat perbelanjaan, gedung-gedung dan juga industri. 

APAR merupakan penanganan pertama agar sumber api tidak membesar, apa yang terjadi jika tidak ada APAR? Pasti akan banyak korban jiwa yang berjatuha, selain itu akan banyak aset-aset berharga Anda hangus termakan api. Jadi, lebih baik Anda mulai memikirkan penggunaan APAR baik di rumah, kantor maupun industri yang Anda miliki. 

Anda bisa membeli APAR pada distributo-distributor yang ada di wilayah Anda, supaya lebih aman dan terjamin. Jika Anda membeli APAR pada distributor, Anda akan mendapatkan training dan Anda juga akan mendapatkan garansi yang sangat bermanfaat untuk Anda. Pastikan, distributor yang Anda pilih sudah lulus uji coba dan sudah bersertifikat ISO. 

Jangan sampai Anda salah memilih distributor hanya karena penawaran harga di bawah standar, harusnya itu dipertanyakan. Karena harga APAR rata-rata pasti sama, yang membedakannya hanya pada garansi dan keuntungan yang ditawarkan distributor. Jika Anda masih bingung saat memilih ukuran APAR, Anda bisa konsultasikan pada distributor APAR yang Anda pilih. 

Faktor penggunaan APAR menurut efisiensi dan efektivitas

  1. Kebakarn di ketahui oleh orang yang siap dan mampu menggunakan APAR
  2. Kebakaran yang ditemukan dalam skala kecil supaya bisa dipadamkan dengan APAR
  3. Penggunaan APAR sangat cocok untuk api yang baru timbul atau muncul
  4. Peletakkan APAR secara tepat agar APAR selalu dalam keadaan siap pakai
  5. Faktor-faktor diatas harus diperhatikan betul-betul, supaya api yang akan di padamkan lebih cepat dan tidak memakan korban. Apa yang terjadi jika faktor diatasAnda abaikan? Pasti api akan lebih cepat membesar dan susah di padamkan. Pemadam api juga harus tepat, harus terkena langsung pada sumber api agar lebih cepat padam. 

Kebakaran memang selalu menjadi maslaah yang sulit di hadapi, sudah banyak sekali tragedi kebakaran di Indonesia. Tak bisa di pungkiri, kebakaran yang terjadi juga akibat dari manusia yang lalai dan kurangnya pengetahuan penggunaan APAR. Banyak sekali bahan-bahan disekitar kita yang bisa menjadi penyebab terjadinya kebakaran. 

Selain Anda harus mengetahui cara pengguaan APAR, Anda juga harus tahu pentingnya APAR, jenis media dan juga kelas kebaran. Kini jaman semakin modern, jika terjadi kebakaran sudah tidak lagi menggunakan air yang ditampung di ember lalu disiramkan pada api. Tapi sekarang adalah jaman penggunaan alat pemadam kebakaran, karena lebih efektif dalam memadamkan api. 

Media powder pemadam api yang sering digunakan

Banyak  jenis media pemadam api yang sering digunakan, tapi media pemadam api tersebut tidak bisa digunakan dengan sembarangan. Karena setiap kelas kebakaran berbeda, Anda harus menggunakan media APAR sesuai dengan kelas kebakarannya. 

  1. Media Bubuk APAR A

Media bubuk adalah salah satu media APAR yang sering digunakan untuk memadamkan api, karena cakupannya yang luas dan efektif. Media bubuk ini,  bisa digunakan untuk kelas B, C dan juga kelas D. Media bubuk akan menutup sumber kebakaran, media akan menutup jalannya api dan juga oksigen yang menyebabkan segitiga api meredam dan api bisa cepat padam.

2. Media Busa dan Cair Kelas A

Media busa dan cair merupakan media APAR yang terbuat dari air atau liquid, untuk media busa selain air ada juga tambahan biang busa. Media busa dan cair sangat cocok digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas A dan B. Media ini sangat efektif, karena mampu meresap langsung ke sumber api dan bahan bakarnya. 

Saat kedua media ini meresap ke dalam bahan bakar, media akan mendinginkan bahan bakar dan membuat titik api cepat padam. Anda harus mengetahui betul karakteristik setiap media pemadam api. Atau Anda bisa menggunakan aplikasi firecek untuk mengetahui media apa yang cocok digunakan. 

Pemadam kebakaran atau dalam bahasa inggris sering disebut fire exthinguiser, sering ditemui di tempat umum dengan kapasitas yang berbeda. Pemadam kebakaran mempunyai 2 jenis ukuran, yaitu APAR dan APAB. APAR biasanya berukuran 1 kg – 9 kg, sedangkan APAB biasanya berukuran 20 kg – 100 kg. 

Media isi yang ada dalam APAR

Media pemadam api merupkan zat yang dibuat khusus dan sudah disesuaikan untuk menangani kelas kebakaran tertentu. Memilih alat pemadam api juga tidak boleh sembarangan, Anda harus mempertimbangkannya supaya Anda tidak salah pilih.  Alat pemadam api juga punya beberapa spesifikasi dengan jenis yang berbeda-beda tergantung dengan jenis medianya. 

Media dry chemical powder

Media foam

Media karbon dioxsida

Penggunaan APAR sudah mulai bertebaran di masyarakat, terutama untuk msyarakat di kota-kota besar dan juga kota yang padat pemukiman. Kebakaran bisa terjadi dimana saja, jadi Anda harus mengantisipasi menggunakan APAR. Anda juga harus teliti dan tepat dalam memilih jenis APAR yang akan Anda gunakan. 

Anda bisa mencari distributor atau agen alat pemadam api lewat google, pemilihan APAR juga tidak boleh sembarangan. Anda juga harus memperhatikan kondisi tabung APAR, pilihlah jenis APAR yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Anda harus memahami bahan-bahan di sekitar Anda yang teridentifikasi menjadi penyebab terjadinya kebakaran. 

Tetap jaga keselamatan! Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, ya! Keep safety.