4 Penyebab Kebakaran di Rumah Sakit yang wajib anda Waspadai!

Rumah sakit merupakan salah satu fasilitas penting yang keberadaannya harus dipastikan aman dan nyaman dari segala macam hal negatif, terutama kebakaran. Menurut peraturan pemerintah, bangunan rumah sakit harus memiliki sistem pencegahan dan alat pemadaman kebakaran. Kecelakaan kebakaran dapat terjadi di mana saja dan kapan saja, termasuk rumah sakit yang merupakan fasilitas perawatan kritis bagi pasien yang sakit. Oleh karena itu, rumah sakit wajib menyiapkan sistem pencegahan kebakaran terbaik untuk meminimalkan kemungkinan kebakaran atau mengurangi jumlah kematian akibat kebakaran.

1.Apa yang menyebabkan kebakaran di rumah sakit?

Seperti bangunan pada umumnya, rumah sakit memiliki beberapa ruangan dan bangunan. Contohnya kamar pasien, ruang operasi, kantor administrasi, dapur, toilet dan sebagainya. Peralatan medis dan operasi juga bisa menjadi faktor penyebab kebakaran di rumah sakit. Sebagai bangunan yang kompleks, perancangan sistem keamanan harus dilakukan secara detail dan komprehensif. Masalah kebakaran di rumah sakit dapat dicegah dengan mengetahui penyebabnya. Berikut beberapa penyebab kebakaran rumah sakit:

  • Kabel dan Stop Kontak 

Kabel dan stop kontak sering menjadi penyebab kebakaran di rumah sakit. Rumah sakit itu sendiri biasanya menggunakan banyak peralatan listrik. Sejumlah besar perangkat listrik menciptakan risiko yang juga semakin beragam. Perangkat listrik biasanya masih menggunakan kabel, sehingga penyambungan kabel harus aman. Kabel yang terbuka bisa berbahaya dan menyebabkan percikan api. Penggunaan alat-alat listrik yang berlebihan juga dapat menghasilkan panas.

  • Perlengkapan medis dan Operasi

Meski dirancang agar aman, banyak bahan yang digunakan di rumah sakit mudah terbakar. Laser dan alat bedah listrik dapat menimbulkan bahaya kebakaran jika digunakan secara tidak benar. Tabung gas dan oksigen juga harus ditempatkan dan dipasang dengan benar. Protokol peralatan listrik juga harus dipatuhi agar tidak berbahaya.

  • Dapur Rumah Sakit

Biasanya disetiaprumah sakit pasti  dilengkapi dengan dapur karena digunakan untuk memasak makanan pasien ataupun staff. Contohnya  bisa berupa dapur staf atau dapur untuk pasien yang menginap. Nah, hal yang menjadi penyebab kebakaran adaah Peralatan masak digunakan di atas api terbuka, sehingga berbahaya jika digunakan secara tidak benar. Begitu pula dengan tabung gas bekas. Sumber bahan bakar harus diperiksa untuk memastikan bahwa itu terhubung dengan aman dan benar. Peralatan memasak seperti oven dan pemanggang juga harus dibersihkan dan diperiksa secara rutin.

  • Rokok sembarangan

Rokok menjadi salah satu penyebab terjadinya kebakaran di rumah sakit. Namun, Banyak rumah sakit kini mulai melarang merokok. Jadi staf, pasien dan pengunjung tidak diperbolehkan merokok di area rumah sakit. Tetapi seseorang dapat memecahkannya dan dapat menimbulkan bahaya kebakaran jika Puntung rokok yang tidak terpakai terkadang masih menyala. Kontak dengan bahan yang mudah terbakar dapat menyebabkan kebakaran yang tidak diinginkan. Rumah sakit yang menawarkan ruang merokok juga harus memperhatikan penempatannya.

2.Upaya Proteksi dan Penanggulangan Kebakaran di Rumah Sakit 

Berdasarkan Peraturan dan Izin Mendirikan Rumah Sakit, rumah sakit wajib memiliki dan menerapkan pencegahan dan penanggulangan kebakaranvyang terdiri dari sistem proteksi pasif dan sistem proteksi aktif. Penerapan sistem proteksi pasif didasarkan pada fungsi/klasifikasi bahaya kebakaran, geometri ruangan, bahan bangunan yang terpasang dan/atau jumlah dan kondisi penghuni gedung rumah sakit. Sementara itu, Sistem Proteksi Aktif meliputi: sistem pemadam kebakaran; alarm kebakaran dan sistem deteksi; dan sistem pencegah asap jika terjadi kebakaran.

Berikut beberapa sistem proteksi pasif  yang bisa anda lakukan:

  • Jalur Evakuasi

Jalur evakuasi sangat dibutuhkan agar para penghuni gedung tidak kebingungan saat terjadi kebakaran. Jalur evakuasi dibuat berdasarkan perencanaan yang matang dan menggiring ke luar gedung atau area aman. Sepanjang jalur evakuasi juga harus dilengkapai dengan petunjuk seperti panah  yang jelas dan tidak membingungkan.

  • Memasang Pintu Darurat 

Anda bisa melakukan pemasangan pintu darurat di ruangan dianggap berbahaya. Pintu keluar darurat harus terbuat dari bahan tahan api dan mudah diakses. Pintu ini bisa diletakkan di tempat yang strategis dan dekat dengan pintu keluar. tidak hanya berfungsi sebagai pintu keluar darurat, tetapi juga dapat digunakan untuk memperlambat penyebaran api.

  • Membuat Titik Kumpul / Assembly point 

Assembly point adalah tempat berkumpu bagi pengguna bangunan dan pengunjung di rumah sakit untu proses evakuasi jika terjadi kebakaran ataupun kedaan darurat lainnya di suatu tempat yang khusus atau telah disiapkan.

Sementara itu, berikut sistem proteksi aktif yang dapat anda lakukan:

  • Lampu Emergency

Jika terjadi kebakaran, aliran listrik akan otomatis terputus sehingga tidak lebih membahayakan. Keadaan tanpa listrik membuat keadaan semakin suram dan mencekam. Oleh karena itu, lampu darurat diperlukan di setiap ruangan dan jalurnya searah dengan jalur penyelamatan diri.

  • Memasang Smoke Detector 

Smoke Detector berfungsi untuk mendeteksi adanya asap yang bisa saja timbul ketika terjadi korsleting listrik pada alat-alat medis di rumah sakit.

  • Fire Alarm System

Alarm kebakaran digunakan sebagai tanda kebakaran. Saat alarm kebakaran diaktifkan, alarm akan berbunyi keras sebagai tanda adanya kebakaran di tempat terdekat. Dengan alarm kebakaran ini, semua orang dapat dievakuasi dari tempat tersebut dan api dapat segera dipadamkan. Alarm kebakaran terintegrasi terhubung ke panel yang dapat menunjukkan lokasi kebakaran.

  • Heat Detector 

Hampir sama dengan smoke detector, heat detector adalah sensor yang digunakan untuk mendeteksi adanya kenaikan suhu (panas) pada suatu ruangan. Sensor panas digunakan untuk memprediksi kebakaran dengan panas variabel. Panas yang dihasilkan oleh pembakaran dideteksi oleh sensor panas, yang mengirimkan sinyal ke panel sehingga tempat api mulai dapat segera diidentifikasi. Penempatannya biasanya di tempat parkir, koridor, ruang panel, ruang genset, dapur dan ruang servis.

  • Menyediakan Alat Pemadam Api Ringan 

Anda bisa memasang APAR di beberapa tempat di rumah sakit yang strategis sesuai dengan kondisi tempat dan ruangan. Apar dikenal sebagai alat pemadam api portable yang mudah dibawa, cepat dan akurat untuk menyalakan api, serta portable dan mudah diakses ke area kebakaran karena bentuknya yang ringan. Karena fungsi pemeliharaan awal, alat pemadam kebakaran harus ditempatkan di lokasi tertentu untuk memudahkan penggunaannya.

  • Instalasi hydrant 

Hidran adalah alat yang terhubung ke sumber air melalui jaringan pipa dan digunakan untuk mengalirkan air yang diperlukan untuk memadamkan api. Hidran pemadam kebakaran ditempatkan di beberapa lokasi strategis yang dapat menimbulkan kebakaran; dan mengakomodasi semua ruang yang tersedia.

Baca juga : KEMAMPUAN PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN YANG UNIK DAN KHUSUS

3.Pentingnya Pelatihan Pencegahan dan Evakuasi Kebakaran di Rumah Sakit

Untuk meminnimalisir kerugian dan tingkat keselamatan dalam kebakaran, Staf rumah sakit harus memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi bahaya kebakaran. Karena itu perlu diadakannya pelatihan pencegahan dan evakuasi kebakaran bagi karyawan. Selain karyawan tetap, manajemen rumah sakit juga dapat mengikuti pelatihan penanggulangan bencana dan kebakaran. 

Rumah sakit merupakan tempat yang harus dilindungi dari bencana seperti kebakaran. Staf dan pasien harus merasa aman dan menghindari bahaya. Pemadaman kebakaran harus dilakukan dengan sistem dan manajemen yang profesional. Tanpa sistem proteksi yang tepat, risiko tetap tersembunyi dan tidak dapat dikendalikan.Melakukan latihan keselamatan dan pencegahan kebakaran untuk semua karyawan; agar karyawan tidak panik jika terjadi kebakaran dan mengerti apa yang harus dilakukan untuk memadamkan api tersebut.

Kesimpulan

Rumah Sakit merupakan tempat yang keberadaanya paling penting karena banyaknya orang berkunjung. Untuk itu, setiap pengusaha yang memiliki rumah sakit harus wajib mengetahui apa saja yang dapat menyebabkan kebakaran serta bagaimana cara menanggulanginya. Jika kamu membutuhkan peralatan proteksi kebakaran khususnya di Rumah sakit, PT GMP Hadir untuk membantu anda dalam melayani kebutuhan peralatan proteksi Kebakaran.

Jadi, Tunggu apalagi? Anda bisa langsung menghubungi kontak kami pada web yang telah tersedia. Selain menyediakan segala jenis alat pemadam api,  melakukan instalasi hydrant dan sprinkler, serta layanan seputar proteksi kebakaran, kami juga menyediakan pelayanan isi ulang/refill APAR.