agenalatpemadamapi.com – APAR atau alat pemadam api ringan adalah salah satu alat yang berguna mencegah dan membantu dalam memadamkan api. APAR biasa digunakan untuk kantor, rumah, pabrik, industri, laboratorium dan juga fasilitas umum lainnya. tempat Anda akan lebih aman dengan adanya APAR, karena mampu meminimalisir kebakaran dalam skala kecil.

Penyebab kebakaran yang sering terjadi

Kebakaran adalah salah satu bencana yang sering kita jumpai di kota-kota besar, contohnya seperti kota Jakarta. Seringkali kebakaran memakan korban yang tidak sedikit, sangat meresahkan dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit pula. Kebakaran yang terjadi akibat keteledoran masyarakat, terutama bagi mereka yang menempati wilayah padat pemukiman.

Setiap masyarakat pasti ingin lingkungan yang ditempati aman, nyaman dan yang terpenting adalah terbebas dari segala macam bencana yang mengancam. Nah, berikut ini akan kami jabarkan untuk Anda penyebab terjadinya kebakaran:

  1. Cairan yang mudah terbakar seperti oli, bensin, minyak tanah dan bahan lain yang sejenis  dan bisa mengakibatkan kebakaran. Anda harus menyimpan baik-baik bahan-bahan tersebut agar bisa mencegah terjadinya kebakaran.
  2. Stop kontak yang terlalu berat bebannya akan mudah hangus, dan bisa menyebabkan munculnya api atau konsleting listrik. Jangan sampai stop kontak yang ada di rumah Anda terlalu banyak beban yang ditampungnya.
  3. Alat masak seperti kompor, gas yang bisa meledak dan mampu menimbulkan terjadinya kebakaran pada rumah Anda. Barang-barang yang ada di sekitarnya juga bisa ikut terbakar, untuk para ibu-ibu atau wanita yang suka masak harus tetap memperhatikan nyala kompor. Jangan sampai di tinggal-tinggal, pemasangan gas yang tidak tepat juga bisa menyebabkan munculnya percikan api yang mampu menyebabkan kebakaran besar.
  4. Penggunaan kabel yang sudah tidak layak pakai, jangan biarkan kabel yang sudah rusak masih Anda gunakan. Itu bisa membahayakan diri Anda sendiri, karena serabut di dalam kabel yang sudah putus akan menimbulkan konsleting listrik. Sebaiknya Anda beli APAR di distributor APAR terpercaya Jakarta, agar kabel yang Anda pakai lebih awet sebaiknya Anda jangan sering menggulungnya.

Banyak sekali kasus kebakaran yang sulit ditanggulangi, memakan banyak korban jiwa dan juga merusak sarana dan prasarana. Anda bingung bagaimana cara menanggulanginya? Anda bisa mencari cara menanggulangi kebakaran di mesin pencari google. Atau Anda bisa menanggulangi dan meminimalisir dengan menggunakan APAR.

Semakin berkembangnya jaman, pemadaman api secara tradisional sudah mulai berkurang karena sudah di ganti dengan penggunaan APAR. APAR juga sudah banyak digunakan dari berbagai kalangan, tidak seperti dulu yang hanya digunakan kalangan kelas menengah atas. Untuk Anda yang memerlukan alat pemadam api yang digunakan di rumah, Anda bisa menggunakan alat pemadam api jenis APAR.

Anda tidak perlu bingung bagaimana cara membeli APAR, Anda bisa membelinya di distributor APAR terpercaya di Jakarta. Bagi Anda yang tinggal di luar Jakarta, Anda bisa menghubungi distributor APAR terpercaya di Jakarta terlebih dahulu agar nanti dikirimkan barangnya. Mudah, praktis dan juga ekonomis kan? Hanya bisa Anda dapatkan di distributor APAR terpercaya Jakarta.

Jenis- jenis  dan sistem alat pemadam api yang sering dijumpai

sudah banyak orang yang mulai peduli dengan cara meminimalisir kebakaran, diimbangi dengan banyaknya masyarakat yang sudah memiliki alat pemadam kebakaran. Jenis dan sistem alat pemadam api kini semakin bervariasi, yang membuat masyarakat bingung dalam penggunaanya. Tidak sedikit masyarakat yang kurang memahami penggunaan APAR dengan benar.

Jenis alat pemadam api mempunyai tiga sistem, yaitu sistem cartidge, stored pressure dan juga sistem plug. Berikut panjelasan tentang tiga sistem yang terdapat pada alat pemadam kebakaran:

  1. Alat pemadam api sistem cartidge

Sistem ini dahulu sangat mendominasi di pasar alat pemadam api di wilayah Indonesia. Alat pemadam api yang paling laris dan banyak peminatnya, terutama bagi industri yang lokasinya sangat terpencil atau terprosok. Perawatan dan juga pengisian ulang(refill) sangat mudah, media dan gas pendorong tidak bercampur.

Jadi proses pengisian ulang(refill) tidak harus dilakukan orang dengan keahlian khusus dalam bidang pemadam kebakaran.

Dengan begitu, pengguna tidak di buat menunggu lama datangnya teknisi untuk setiap melakukan pengisian ulang(refill). Seiring berkembangnya jaman, alat pemadam api sistem cartidge sudah mulai berkurang keberadaannya, karena mahalnya harga pada pengisian sistem ini.

Sistem ini bekerja dengan menggunakan tekanan secara langsung, dengan tabung pemadam api yang berisikan media yang bagus. Baik media powder ataupun media gas yang bisa menyatu dengan gas pendorong nitrogen kering(N2K). Sangat cocok digunakan sebagai gas pendorong alat pemadam karena sifatnya yang kering dan tidak mempunyai kandungan air.

Tidak menimbulkan efek terhadap media seperti powder yang sangat rentan kelembaban, yang bisa mengakibatkan alat pemadam api dengan media powder menjadi mudah membeku. Alat pemadam api tidak akan bisa bekerja secara maksimal, justru akan memperlambat dalam proses pemadaman api. Ciri alat pemadam api sistem stored pressure, yaitu dengan adanya alat pengukur tekanan (pressure gauge) dan umumnya punya tekanan 13 bar sampai dengan 15 bar.

Prinsip kerja pada alat pemadam ini hampir mirip dengan sistem stored pressure, bedanya terletak pada cara pengeluaran media. Sistem stored pressure cara mengeluarkan medianya dengan ditekan. Pada kepala tabung ditekan dan spindle akan bergerak naik turun, diikuti dengan lubang yang ada di kepala tabung secara otomatis.

Dalam penggunaan sistem plug, dengan cara kepala tabung di tekan dan secara otomatis pipa pada bagian atas akan patah. Saat pipa bagian atas patah, media dengan tekanan tinggi akan keluar untuk melakukan proses pemadaman api. Jadi perbedaan pada kedua sistem bisa dikatakan tidak begitu terlihat secara kasat mata, tapi bisa dilihat dalam penggunannya.

Jenis alat pemadam api portable sering digunakan untuk kebakaran dengan skala api kecil dan masih bisa ditangani. Alat pemadam api portable sering disebut juga APAR atau alat pemadam api ringan, punya kemampuan yang cukup bagus dalam memadamkan api.

Alat pemadam api jenis ini sudah lulus uji coba sebelum di edarkan di pasaran, dan tersedia dalam berbagai varian kapasitas. Mulai dari kapasitas terkecil 1 kg sampai dengan kapasitas terbesar 9 kg, menggunakan berbagai media di dalamnya. Media yang dipakai antara lain, media water, media serbuk kimia kering, carbon dioxide dan juga media menggunakan gas (hallon free).

Distributor isi ulang APAR terbaik di Jakarta

Alat pemadam api ringan atau sering disebut APAR, mampu memadamkan api dari skala kecil sampai dengan skala api sedang. APAR yang Anda miliki bisa diisi ulang (refill) supaya menghemat biaya yang dikeluarkan. Anda juga harus memahami bagaimana cara mengisi ulang (refill) APAR, supaya Anda bisa mengecek APAR setelah diisi ulang (refill).

Isi ulang (refill) Apar bisa di lakukan supaya mengembalikan fungsi tabung pemadam kebakaran, agar penggunannya bisa maksimal. Media powder merupakan media yang sering terjadi pembekuan dan bisa menyebabkan media tersebut tidak bisa keluar saat digunakan. Periksalah terlebih dahulu jarum pada APAR, dan usahakan jarum penunjuk ada di area hijau supaya bisa digunakan.

Letakkan APAR di tempat yang sejuk dan juga aman, atau bisa juga diletakkan di sudut dinding yang dilengkapi dengan box pelindung. Hindari penempatan APAR pada area yang terkena paparan sinar matahari langsung. Karena tabung pemadam akan mengalami korosi, penyok atau bisa terjadi kerusakan lainnya yang bisa membahayakan. Jika itu terjadi, segera bawa tabung pemadam pada tenaga ahli agar diperbaiki dengan spare part yang baru.

Pengelompokan kelas Kebakaran menurut media pemadamnya

Mengapa harus ada kelas kebakaran? Sebagai acuan untuk antisipasi dan memproteksi sebelum terjadi kebakaran. Dengan adanya klasifikasi kebakaran, Anda akan mengetahui penyebab terjadinya kebakaran berdasarkan benda atau zat yang bisa menjadi pemicu api. Bahan pemicu yang berbeda-beda menjadikan jenis media pemadam juga bervariasi.

Perlu penanganan khusus sesuai dengan pemicu terjadinya kebakaran dengan cara penggunaan alat pemadam api khusus. Setelah Anda mengetahui penyebab tersebut, maka Anda akan lebih mudah dan efektif dalam memadamkan api. Di bawah ini beberapa klasifikasi kebakaran menurut media yang sering kita jumpai di sekitar kita:

  1. Kebakaran kelas A

Kebakaran kelas A merupakan salah satu kelas kebakaran yang di sebabkan oleh material yang padat dan mudah terbakar dan meninggalkan bekas. Contohnya seperti, kayu, kertas, sampah, dedaunan kering dan bahan lain yang serupa. Tempat-tempat yang berpotensi kebakaran kelas A, sperti furniture, industri kerajinan kayu, pabrik kain dan lain lain yang memproduksi benda padat.

Kelas kebakaran B merupakan salah satu kelas kebakaran yang di sebabkan oleh zat cair yang mudah terbakar. Zat cair dibedakan menjadi 2 janis, yaitu zat cair polah dan zat cair non polar. Zat cair polar merupakan cairan yang bisa larut dan bercampur dengan air, zat cair non polar merupakan cairan yang tidak dapat larut bersama dengan air.

Kelas kebakaran C merupakan salah satu kelas kebakaran yang di sebabkan oleh elektrikal atau listrik. Sumber elektrikal bisa berasal dari bermacam peralatan yang menggunakan daya listrik didalamnya. Tempat yang berpotensi kebakaran kelas C, yaitu ruang server, kantor dan tempat lain yang menggunakan daya listrik.

Kebakaran kelas D merupakan salah satu kelas kebakaran yang di sebabkan oleh meterial logam yang mudah terbakar. Tempat yang berpotensi kebakaran kelas D, antara lain pada sektor perkembangan, pabrik baterai dan bahan lain yang menggunakan bahan material logam.

Dengan begitu, Anda akan lebih memahami penggunaan APAR yang bisa membantu Anda dalam mengatasi kebakaran. Sudah banyak distributor APAR di jakarta yang menjadi rekomendasi untuk Anda, karena kualitasnya yang sudah terbukti. Jadi, kalau Anda sedang mencari distributor APAR, Anda bisa membelinya di distributor APAR terbaik di Jakarta.

Kini Anda tidak perlu bingung lagi untuk menangani kebakaran yang terjadi, Anda hanya perlu membeli APAR sebagai solusi untuk meminimalisir terjadinya kebakaran. Tetap jaga keselamatan, ya! Jangan sampai jago merah melahap barang berharga Anda.