Mengenal Pengertian APAR, Bagian–Bagian APAR, Cara Menggunakan APAR

Sebenarnya apa itu APAR? Mungkin sebagian dari anda masing asing dengan istilah APAR. Jika memang begitu, anda sebaiknya menyimak informasi yang ada di dalam artikel tentang APAR ini untuk lebih mengenal tentang APAR.

Pengertian APAR

APAR adalah singkatan dari Alat Pemadam Api Ringan. APAR merupakan alat pemadaman yang bisa dibawa dan gunakan / dioperasikan oleh satu orang tanpa perlu bantuan orang lain. Cara pemakaian APAR sangat mudah dan bisa dilakukan secara manual yaitu dengan cara langsung diarahkan pada posisi dimana api berada.

APAR memiliki beberapa keunggulan seperti mudah dibawa, cepat dan tepat untuk digunakan dalam memadamkan api saat awal kebakaran. Selain itu karena bentuknya yang portable dan ringan APAR mudah dibawa menuju tempat kebakaran.

  1. Bagian-bagian di dalam APAR

Anda perlu mengetahui bagian-bagian dari APAR. Di dalam APAR terdapat berbagai spare part atau bagian-bagian dari APAR. Diantaranya adalah safety pin, valve, lavers, tube, pressure gauge, nozzle, hose, belt atau sabuk, dan bracket. Sedangkan untuk media atau isi tabung seperti dry chemical powder, carbon dioksida atau CO2, foam AFFF ( Aqueous Film Forming Foam ) dan hydrochlorofluorocarbon ( HCFC ).

Berikut ini merupakan baian-bagian APAR beserta penjelasannya :

Safety pin berfungsi sebagai pengaman tabung agar tabung tidak mudah ditekan.

Valve merupakan kepala perantara dalam dan luar tabung. Berfungsi sebagai penutup dan pembuka media di dalam APAR untuk keluar.

Lavers adalah pegangan yang dapat ditekan agar media dalam tabung keluar.

Letak tube berada di dalam tabung dan terhubung dengan valve. Tube Berfungsi sebagai perantara media yang keluar dari tabung.

Pressure gauge adalah petunjuk tekanan N2 di dalam tabung pemadam atau APAR.

Nozzle berfungsi sebagai pegangan untuk mengarahkan media tabung pemadam.

Hose merupakan selang penghantar media tabung.

Belt atau sabuk berfungsi untuk menahan hose.

Bracket merupakan penahan tabung yang diletakkan di dinding. Jadi bracket berfungsi agar tabung bisa menempel atau di letakkan pada dinding.

Untuk tahu bagaimana cara membawa APAR yang baik dan benar saat akan memadamkan api adalah hal yang penting. Berikut adalah langkah-langkahnya :

Selain itu anda juga akan merasa kesulitan jika menenteng APAR dengan berat lebih dari 6 kg dan pada akhirnya anda akan membawa APAR dengan cara menyeretnya yang akan membuat waktu eksekusi terhambat.

Setelah mengetahui cara membawa APAR, hal lain yang harus anda ketahui adalah cara menggunakan APAR, sehingga apabila terjadi kebakaran sewaktu-waktu anda bisa menggunakan APAR untuk pertolongan pertama sebelum petugas pemadam kebakaran datang.

Meskipun cara penggunaan APAR sangat mudah anda tetap harus memahami cara memegang APAR yang benar.

Mengetahui cara menggunakan alat pemadam api ringan atau APAR merupakan kemampuan dasar yang wajib dimiliki oleh anda. Karena, alat pemadam api ringan atau APAR dapat menyelamatkan nyawa dan investasi anda, dengan memadamkan kebakaran dengan skala kecil. Berikut ini merupakan cara menggunakan APAR yang bisa anda lakukan dan pahami :

Hal pertama yang harus anda lakukan adalah menarik kunci pengaman. Saat mencabut kunci pengaman yang perlu di perhatikan jangan menekan kedua tuas. Tuas atas dan tuas bawah tidak boleh ditekan secara bersamaan karena hal ini akan membuat pin atau kunci pengaman susah dilepas karena pin tertekan.

Peganglah bagian ujung selang pada alat pemadam kebakaran ringan atau APAR. Jangan sekali kali anda menekan bagian tengah atau pangkal selang. karena hal ini akan mengakibatkan media tidak terarah dengan baik. Jika media yang berada di dalam tabung tidak terarah dengan baik, api tidak akan padam dengan sempurna.

Anda harus mengarahkan selang tepat pada sumber api untuk mempercepat proses pemadaman.  Kesalahan yang sering dilakukan adalah mengarahkan ke bagian atas sumber api atau tepatnya yang di tembak bagian lidah apinya sehingga kebakaran lama padam bahkan resiko terburuk api tidak padam.

Tekanlah tuas atau katub bagian atas secara penuh agar seluruh media di dalam APAR dapat keluar secara maksimal sehingga api akan segera padam.

Hal tersebut bertujuan agar media merata sehingga api dapat dipadamkan dengan segera.

Baca Juga : Jenis Dan Kegunaan Alat Pemadam Kebakaran

APAR atau alat pemadam api ringan bisa digunakan untuk mengatasi berbagai jenis kebakaran akan tetapi hal itu harus disesuaikan dengan jenis APAR. Oleh karena itu anda perlu mengetahui jenis dari kebakaran dan sumber penyebab terjadinya api supaya anda bisa memilih jenis APAR yang akan dipergunakan nantinya. Kelas atau golongan APAR atau alat pemadam api ringan bisa dibedakan menjadi beberapa macam seperti:

· Kebakaran Kelas A

Bahan-bahan padat non-logam seperti Kertas, Plastik, Kain, Kayu, Karet dan lain sebagainya merupakan sumber dari kebakaran kelas A yang paling umum. APAR yang bisa anda manfaatkan untuk memadamkan kebakaran ini adalah APAR jenis Cairan (Water), APAR jenis Busa (Foam) dan APAR jenis Tepung Kimia (Dry Powder).

· Kebakaran Kelas B

Disebabkan oleh cair yang mudah terbakar seperti Minyak ( Bensin, Solar, Oli ), Alkohol, Cat, Solvent, Methanol dan lainnya. APAR jenis Karbon Diokside (CO2), APAR jenis Busa (Foam) dan APAR jenis Tepung Kimia (Dry Powder) bisa digunakan untuk mengatasi kebakaran kelas B ini.

· Kebakaran Kelas C

Penyebab utama dari kebakaran ini adalah Instalasi Listrik yang bertegangan. Jika terjadi kebakaran kelas C anda harus menggunakan APAR jenis Karbon Diokside (CO2) dan APAR jenis Tepung Kimia (Dry Powder) karena APAR jenis itulah yang paling tepat untuk memadamkan api yang berasal dari kelistrikan.

· Kebakaran Kelas D

Bahan-bahan logam yang mudah terbakar seperti sodium, magnesium, aluminium, lithium dan potassium adalah penyebab dari kebakaran kelas D ini. Berbeda dengan jenis kebakaran lain, kebakaran jenis ini perlu APAR khusus dalam memadamkannya.

Karena pentingnya keberadaan APAR dalam kehidupan untuk mengatasi kebakaran, anda sebaiknya memiliki APAR sendiri. Hal ini demi menjaga keselamatan anda dan keluarga yang anda sayangi jika sewaktu-waktu kebakaran terjadi. Jika anda berminat untuk memiliki APAR pasti anda penasaran dengan harga dari APAR bukan?

Berikut ini merupakan harga alat pemadam api ringan atau APAR berdasarkan jenisnya  :

APAR jenis CO2 atau karbon dioksida berfungsi untuk mengikat oksigen dan mengisolasinya karena CO2 memiliki masa yang lebih berat dari oksigen. Selain itu CO2 juga memiliki suhu yang cukup dingin sehingga bisa memadamkan api dengan cara mendinginkan sumber panas pada titik api.

APAR atau alat pemadam api ringan jenis karbon dioksida sangat tepat jika digunakan untuk mengatasi kebakaran kelas B atau kelas C.  APAR jenis ini tidak digunakan untuk area akomodasi dan ruang tertutup karena gas yang digunakan dalam keadaan mematikan. APAR jenis CO2 paling cocok digunakan untuk kebakaran pada mesin.

Untuk ukuran tabung 2 kg APAR CO2 biasanya dijual dengan kisaran harga 940.000 sedangkan untuk ukuran 9 kg harganya bisa mencapai 10 juta.

APAR jenis serbuk kimia atau dry chemical powder berfungsi untuk menghalangi oksigen masuk.

Dry chemical powder berasal dari kombinasi fosfat Mono-amonium dan ammonium sulphate. Dry chemical powder memiliki titik lebur yang rendah dan bisa membentuk penghalang sehingga oksigen tidak dapat masuk.

Api tidak akan menyala jika tidak ada oksigen sehingga apabila dry area yang disemprot otomatis api akan padam.   

Harga APAR jenis ini mulai dari 150.000 untuk ukuran paling kecil yaitu 1 kg sampai 1.500.000 untuk ukuran tabung 9 kg.

APAR jenis HCFC menggunakan media Hydrochlorofluorocarbon yang berfungsi untuk memadamkan api.

HCFC adalah pemadam api yang bersih dan juga tidak meninggalkan residu.

Hydrochlorofluorocarbon atau HCFC juga bersifat non konduktor atau tidak menghantarkan listrik sehingga tidak akan menimbulkan dampak buruk seperti merusak barang-barang elektronik dan modern lainnya. Untuk harganya mulai dari 1 juta sampai 4 juta tergantung ukurannya.

Foam AFFF atau aqueous film forming foam yang keluar dari tabung berfungsi untuk menyelimuti bahan yang terbakar sehingga dapat memadamkan api karena oksigen tidak bisa masuk. Anda pasti sudah tahu  bahwa api membutuhkan oksigen sebagai perantara agar bisa menyala. Jadi jika APAR jenis foam AFFF ini menghalangi oksigen untuk masuk secara otomatis api akan padam.

Alat pemadam kebakaran ringan jenis ini memiliki kisaran harga 1 – 2 juta untuk ukuran 3 kg dan 5 juta untuk ukuran 9 kg.

Itulah beberapa informasi mengenai APAR. Karena pentingnya APAR sebaiknya anda memilikinya. Sekian artikel APAR ini, saya harap artikel ini bisa bermanfaat bagi anda.