Agenalatpemadamapi.com – Fire Alarm jadi salah satu perangkat keamanan yang paling penting danperlu dirancang sedini mungkin, nanti akan membuat project pembangunan gedung, perumahan, perkantoran, rumah sakit, maupun sarana publik lainnya.Meskipun Fire Alarm bukan salah satu perlengkapan keselamatan, tetapi Fire Alarm memberikan manfaat besar dalam mencegah terjadinya korban jiwa dan penanganan  saat terjadi kebakaran. Fire Alarm bisa mengurangi dampak kerugian secara moril danmateril.

Pemilihan Fire Alarm System juga sangat penting apalagi menyangkut efektivitas,

budget , dan pertimbangan dalam perawatan dan perbaikan. Ada duamacam Fire Alarm System yaitu Fire Alarm konvensional dan Fire AlarmAddressable. Masing-masing Fire Alarm System memiliki kelebihan dankekurangan, jadi perencanaan dan pemilihan yang tepat akan memberikan manfaat yang besar dilihat dari kegunaan ataupun biaya.

Selain menjual berbagai Alat Pemadam Kebakaran, PT.GMP juga menjual Vstar GSM Module dan juga instalasi & maintenance Fire Alarm System.  berfungsi memberi sinyal tanda bahaya kalau terjadi kebakaran atau kebocoran gas dengan mendeteksi adanya asap ( smoke detector), temperatur yang tinggi ( heat detector) atau adanya gas beracun ( gas detector).

Wajib dimiliki oleh pabrik, perkantoran, gedung bertingkat ataupun area publik lain sebagai indikator awal terjadinya kebakaran. Dengan adanya deteksi  gejala ini,  tidak perlu khawatir terjadi kebakaran yang bisa melahap aset-aset berharga Anda baik materi maupun non. Materi seperti data-data penting atau program-program berharga. PT.GMP juga menjual berbagai macam Fire Alarm System dengan harga termurah.

GSM Module Fire Alarm Conventional

PT.GMP tidak hanya jual APAR tapi juga jual GSM Module untuk Fire Alarm Conventional, fungsi GSM Module yaitu untuk mengirimkan pesan berupa SMS ketika alarm aktif atau ada fault di system fire alarm.  Perencanaan alat ini terdiri dari sensor sensor panas (DHT11) yang berfungsi sebagai sensor suhu, yang yaitu sensor akan aktif saat sensor tersebut menerima suhu tertentu, dan sensor asap yang berungsi sebagai sensor asap, artinya sensor tersebut aktif ketika sensor tersebut mendeteksi adanya asap.

Untuk pusat pengolahan data dan sebagai sarana pengiriman data ke GSM modul menggunakan Arduino Uno yang punya kecepatan pengolahan data. Untuk pengiriman data dari arduino ke ponsel, menggunakan GSM modul SIM 900 yang punya jaringan 3G jadi lebih baik dalam pengiriman dan penerimaan data.  

Berdasarkan hasil pengujian dan unjuk kerja dari alat tersebut, alat bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Alat dapat mengidentifikasi  panas berlebih dan kepulan asap, kemudian alat mampu mengirim pesan singkat ke perangkat ponsel, dan ponsel  mampu memberikan perintah lanjutan untuk diproses oleh GSM modul dan arduino.

 

Deskripsi Control Module Fire Alarm

Modul Fire Alarm berfungsi untuk membaca sebuah input dan output dari sensor yang di desain untuk membantu atau mendukung sistem pemadam kebakaran fire alarm yang biasanya diaplikasikan ke sistem semi addressable atau full addressable. Control Module Fire Alarm Untuk penentuan lokasi kontrol modul harus disesuaikan dengan sistem pemadam itu sendiri.

Jadi butuh penyesuaian antara modul dan sistem pemadam yang dipilih. Jenis modul yang beredar dipasaran juga sudah sangat banyak.

 

Merk Control Module Fire Alarm

Produk fire alarm di indonesia sangat banyak sekali, sedangkan produk yang menggunakan istilah control module pada modul fire alarm hanya beberapa merk,  contoh seperti Secutron, Notifier, Nittan, Nohmi, Horing Lih. Pemasangan control module fire alarm ada pada setiap zona instalasi.

Module Fire Alarm Addressable

Adalah bagian dari sistem alarm yang dipilih sebagai proteksi kebakaran industri Anda. Pada dunia fire safety, banyak sekali sistem proteksi bahaya kebakaran yang bisa dipilih sebagai satuan perlindungan bangunan gedung dari bahaya kebakaran. Adalah bentuk perangkat sistem proteksi bahaya kebakaran yang direkomendasikan untuk dimiliki oleh bangunan gedung perusahaan Anda yaitu perangkat sistem fire alarm.

Detektor Asap (Smoke Detector)

Detektor asap kebakaran adalah suatu alat perlindungan terhadap sebuah gedung terutama untuk gedung yang luas dan bertingkat-ingkat memang harus melalui perlindungan ekstra. Peralatan proteksi yang dibutuhkan pun juga sebaiknya dilengkapi, apalagi jika memiliki beberapa ruangan yang memiliki kecenderungan bergumul dengan suasana yang berbeda, misalnya saja untuk tempat cenderung panas maka dibutuhkan detektor suhu dengan pengaturan ambang tertentu sehingga dapat mendeteksi jika terjadi adanya penyimpangan dan sebagainya. Untuk itulah pada artkel ini kita akan membahas tentang detektor asap dan panas sehingga Anda mengetahui masing-masing kerjanya.

Pengertian Gas Detector

Gas Detector adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan gas. Alat ini digunakan di tempat yang rawan terjadi kebocoran gas, misalnya di pabrik, lokasi pertambangan, dan kilang minyak.

Dalam pencegahan dampak buruk kebocoran gas, gas detector bisa juga berfungsi melalui dua cara. Pertama, gas detector dipasang terhubung dengan control system jadi mesin atau alat langsung berhenti secara otomatis sesaat setelah gas detector mendeteksi terjadinya kebocoran gas. Kedua, bisa juga memberikan tanda peringatan berupa bunyi alarm atau lampu yang menyala pada saat kebocoran gas terjadi jadi orang yang berada di sekitar mendapatkan peringatan untuk segera menyelamatkan diri.

Sensor gas bisa saja menyatu dengan udara dan membahayakan keselamatan manusia, terlebih di tempat yang banyak bahan-bahan kimia. Gas detector bisa digunakan mendeteksi kurang-kurangnya tiga hal yaitu gas yang mudah menyulut api, gas beracun, dan penipisan oksigen.

Flame Detector

Apa Anda sudah tau jenis-jenis sensor pemadam kebakaran yang umum digunakan dalam sistem pemadam api atau fire system? Peran fire sensor pada sistem pemadam kebakaran merupakan suatu integrasi sistem dalam mendeksi potensi terjadinya kebakaran besar serta memberikan alert system saat risiko kebakaran tersebut muncul. Banyak hal yang dianggap potensi terjadinya kebakaran diantaranya munculnya asap, terjadinya kenaikan suhu, timbulnya percikan api, perubahan warna permukaan, dan adanya gas-gas tertentu yang menyebabkan timbulnya kebakaran.

Dari beberapa potensi kebakaran diatas maka jenis sensor yang biasa digunakan dalam Fire alarm system dikelompokan dalam:

Sensor asap (Smoke Detector)

Smoke detector akan mendeteksi intensitas asap pada ruangan. Smoke detector bekerja menggunakan beberapa metode deteksi diantaranya Optical Smoke Detector untuk mendeteksi asap berdasarkan kerapatan cahaya. Penggunaan LED dan Photo Transistor digunakan pada jenis Ionization Smoke Detector: Mendeteksi asap berdasarkan proses ionisasi pada radioisotope.

Contoh uap di udara yang di ukur

Pemilihan Gas Detector yang tepat

 

Perusahaan PT.GMP menjual Alat Vstar GSM Module yang terjangkau, ramah dikantong dan soal kualitas tak perlu ditanyakan lagi. Anda bisa langsung buktikan sendiri. Langsung saja order untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan pada kebakaran. Jangan lupa mampir ya kawan.