Saat ini di kota-kota besar seperti Jakarta terdapat banyak sekali perusahaan-perusahaan yang bergerak diberbagai bidang kehidupan. Untuk menunjang keamanan dan keselamatan dari para pekerjanya, perusahaan-perusahaan tersebut mewajibkan penggunaan peralatan safety. Penggunaan peralatan safety di Jakarta yang notabene adalah ibu kota sudah sangat dikenal.

K3 adalah bidang yang berhubungan dengan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan manusia yang bekerja pada sebuah institusi ataupun lokasi proyek dan peralatan safety termasuk di dalamnya.Untuk lebih mengetahui tentang peralatan safety Jakarta, sebaiknya anda menyimak artikel ini karena di dalamnya akan menjelaskan mengenai hal itu.

  1. Warna Rambu K3

Warna rambu K3 akan membantu mengarahkan pekerja terkait tindakan yang harus mereka lakukan sesuai warna rambu

yang mereka lihat. Berikut ragam warna yang terdapat dalam rambu K3 berdasarkan standar internasional:

 Paling sering digunakan untuk identifikasi bahan kimia cair mudah terbakar, emergency stop, dan alat pemadam kebakaran. Sedangkan warna merah yang mengindikasikan bahaya digunakan untuk menunjukkan adanya situasi bahaya yang dapat menyebabkan kematian atau cedera serius.

 

Digunakan untuk menunjukkan situasi bahaya yang bisa menyebabkan kematian atau cedera serius. Biasanya sering dipasang di dekat peralatan kerja berbahaya, seperti benda tajam, pisau berputar, mesin gerinda, dll.

Digunakan untuk menunjukkan situasi bahaya (seperti tersandung, terpeleset, terjatuh, atau di area penyimpanan bahan yang mudah terbakar) yang bisa menyebabkan luka ringan atau sedang.

Digunakan untuk menunjukkan lokasi penyimpanan peralatan keselamatan, Material Safety Data Sheet (MSDS), dan peralatan P3K. Serta, instruksi-instruksi umum yang berhubungan dengan praktik kerja yang aman.

Digunakan untuk menunjukkan instruksi tindakan/ informasi keselamatan (bukan bahaya), seperti penggunaan APD atau kebijakan perusahaan.

 
 

Digunakan untuk menunjukkan bahaya. Rambu dengan bentuk triangle ini dirancang dengan piktogram berwarna hitam, warna dasar kuning atau oranye, dan garis tepi berwarna hitam.

Berfungsi sebagai mandatory sign atau instruksi keselamatan yang wajib dipatuhi pekerja, seperti penggunaan APD. Rambu dengan bentuk lingkaran ini dirancang dengan piktogram berwarna putih dan warna dasar biru.

Menunjukkan jalan keluar saat kondisi darurat, lokasi penyimpanan peralatan keselamatan, dan peralatan P3K. Rambu dengan bentuk persegi panjang atau persegi ini dirancang dengan piktogram berwarna putih dan warna dasar hijau.

Adalah rambu yang berisi larangan dirancang dengan piktogram berwarna hitam, warna dasar putih, garis tepi berwarna merah dan garis diagonal pada bagian tengah berwarna merah.

Para ahli K3 menyadari bahwa perusahaan harus menyampaikan komunikasi K3 secara efektif untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman. Rambu K3 memainkan peranan penting untuk mencapai tujuan tersebut. Media visual tersebut berguna untuk:

 
 

Awalnya, K3 menggunakan bahasa Inggris. Namun ternyata hal tersebut tidak efektif, mengapa? Faktanya, para pengusaha dan instansi pemerintah menyadari, hambatan bahasa justru menyumbang risiko cedera dan PAK lebih besar karena masih banyak pekerja yang tidak mengerti bahasa Inggris. Ditambah banyak perusahaan yang mempekerjakan pribumi dan asing. Salah satu solusi yang dianjurkan adalah penggunaan format bilingual, penggunaan bahasa Inggris dan bahasa nasional (sesuai negara).

Menggunakan desain dua panel dengan mencantumkan teks dan piktogram/ simbol atau teks berisi kata kunci dan teks sebagai penjelas (harus memasukkan informasi berupa tipe bahaya, konsekuensi dan pernyataan untuk menghindari bahaya tersebut).

terdapat tiga panel dengan mencantumkan:

  1. Header/ signal word (seperti danger, warning, caution, notice, atau safety first)
  2. Messaging and text format (berisi kata kunci dan teks penjelas),
  3. Piktogram/ safety simbol.
  4. Macam-macam peralatan safety

Peralatan safety bagian kepala atau atas:

  1. Masker

fungsi dari masker sangat vital bagi organ pernafasan karena bisa menyaring pencemaran bahan kimia, mikro-organisme, partikel debu, aerosol, uap, asap, ataupun gas. Sehingga udara yang dihirup masuk ke dalam tubuh adalah udara yang bersih dan sehat. Masker pernafasan memiliki banyak jenis seperti  respirator, katrit, kanister, tangki selam, regulator, dan alat pembantu pernafasan.

Penutup telinga bisa melindungi telinga anda dari paparan suara 40 hingga 50 dB dan 100 hingga 8000 Hz. Perlindungan yang diberikan ear muffs sangat penting karena jika telinga sampai terpapar atau menerima suara yang sangat besar frekuensinya akan menimbulkan gangguan pendengaran.

Ukuran dari ear muffs dapat mengakomodasi segala ukuran telinga karena umumnya dibuat dengan bantalan cukup besar untuk menutup seluruh daun telinga. Meski begitu, sebaiknya hindari penggunaan ear muffs dalam jangka waktu yang terlalu lama karena dikhawatirkan akan membuat bantalan mengerut.

c) Penyumbat Telinga (Ear Plug)

Menggunakan ear plug dapat menghalau suara bising yang dapat merusak organ dalam telinga hingga kurang lebih 30 dB. Anda dapat menemukan dua jenis ear plug, yaitu yang dapat digunakan berkali-kali (non disposable) dan sekali pakai (disposable). Disposable ear plug umumnya berbahan dasar kapas sedangkan non disposable ear plug berbahan dasar plastik cetak atau karet

Kacamata pengaman bisa membuat mata terlindung dari benda-benda yang dianggap asing oleh mata. Fungsi dari kacamata pengaman yang lainnya adalah menghalangi pancaran cahaya yang langsung ke mata, benturan serta pukulan benda keras dan tajam. Jenis kacamata pengaman ini ada dua yaitu:

Safety spectacles memiliki bentuk yang sama seperti kacamata biasa dan hanya dapat melindungi mata dari bahaya loncatan benda tajam, percikan dari bahan bersuhu tinggi, partikel-partikel kecil serta mengurangi intensitas sinar yang masuk ke dalam mata. Safety spectacles biasanya dimanfaatkan untuk proses menyolder dan pemotongan Kaki Komponen.

Kacamata jenis ini bentuknya menempel tepat pada muka. Memakai safety goggles membuat mata terlindung dari bahaya percikan bahan kimia, asap, uap, debu dan loncatan benda tajam. Biasanya dipakai oleh Teknisi Mesin Produksi.

Fungsi dasar dari helm keselamatan adalah melindungi kepala dari benturan, pukulan, atau kejatuhan benda tajam dan berat yang melayang atau meluncur di udara. Selain itu helm ini juga berguna untuk menghindari radiasi panas, api, percikan bahan kimia ataupun suhu yang ekstrim. Terdapat beberapa jenis helm, yaitu:

Fungsi atau kegunaan utama dari helm tipe general adalah untuk melindungi kepala dari terbentur dan kejatuhan benda serta mengurangi paparan bahaya aliran listrik yang bertegangan rendah hingga 2.200 Volt

Jika helm tipe E ini, sama-sama digunakan untuk melindungi kepala dari benturan dan benda-benda yang berpotensi mengenai kepala namun sesuai dengan namanya, helm tipe electrical ini bisa melindungi kepala dari paparan listrik dengan tegangan tinggi yaitu 22.000 Volt.

Sedangkan untuk helm tipe C juga memiliki fungsi yang sama seperti helm-helm lain hanya saja tidak bisa melindungi kepala dari paparan bahaya aliran listrik.

Seperti namanya, pelindung wajah berfungsi untuk melindungi wajah dari paparan bahan kimia berbahaya, partikel kecil yang ada di dalam udara atau air, dan juga bahan-bahan lain yang bisa merusak membahayakan wajah. Pelindung wajah terdiri dari tameng muka atau face shield, masker selam atau full face masker.

Peralatan safety untuk badan:

  1. Sabuk dan tali Keselamatan

Sabuk keselamatan atau safety belt memiliki peran yang sangat penting untuk membatasi gerak para pekerja sehingga tidak terjatuh atau terlepas dari posisi yang diinginkan. Hal ini sangat berguna karena terkadang,  pekerjaan mengharuskan pekerja untuk berada pada posisi yang cukup berbahaya seperti pada posisi miring, tergantung atau memasuki rongga sempit. Komponen-komponen dari sabuk keselamatan adalah harness, lanyard, safety rope.  Sedangkan sabuk lainnya bisa digunakan bersamaan dengan beberapa alat seperti karabiner, rope clamp, decender, dan sebagainya.

Meski terkesan tak terlalu penting, jas hujan berfungsi untuk melindungi tubuh dari percikan air, baik ketika harus bekerja di bawah air hujan maupun ketika mencuci peralatan dengan air dalam jumlah besar. Beberapa jas hujan didesain khusus agar tak hanya tahan air namun juga tahan panas dan api, seperti yang pada umumnya dipakai oleh para anggota pemadam kebakaran.

Peralatan safety tubuh bagian bawah atau kaki:

  1. Sepatu Boot

Fungsi dari pemakaian sepatu boot adalah terhindarnya kaki dari benturan, tertimpa benda berat, tertusuk benda tajam, terkena cairan panas atau dingin, uap panas, bahan kimia berbahaya atau pun terpeleset karena permukaan lantai yang licin. Karena sepatu boot memiliki model atau bentuk yang tinggi, menjadikannya lebih efektif dan maksimal dalam memberikan perlindungan kepada kaki dari pada sepatu pelindung biasa.

Sepatu pelindung memiliki fungsi yang sama seperti sepatu boot. Namun, sepatu jenis ini memiliki kelebihan pada tingkat keawetan yang baik sehingga bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Walaupun begitu hal ini hanya berlaku pada sepatu dengan kualitas yang baik saja.  Berbagai sepatu safety tersedia sesuai dengan kebutuhan. Ada yang antislip, antipanas, anti-bahan kimia, anti-listrik. Lihat berbagai fungsi safety shoes di sini!

Meningkatnya kebutuhan akan peralatan safety mendorong munculnya usaha di bidang peralatan safety dan kami adalah salah satunya. Kami adalah produsen peralatan safety Jakarta terbesar yang menyediakan berbagai peralatan safety lengkap. Kami selalu mengutamakan kualitas dari produk yang kami jual agar tidak mengecewakan konsumen. jadi anda tidak perlu ragu untuk menggunakan produk kami.

Sekian artikel tentang peralatan safety Jakarta. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi anda.